Mengelola usaha dari rumah
Pertanyaan:
Mbak Riezka, saya sarjana arsitektur dari universitas negeri ternama di Jawa Tengah. Selepas kuliah sekitar 3 tahun lalu sebenarnya saya diterima kerja menjadi awartawan majalah arsitek dan mengajar bahasa Inggris di lembaga yang bagus. Tapi mnegapa, semenjak punya anak (sekarang 20 bulan), saya malas bekerja kantoran dan memilih bisnis dari rumah.
Bisnis yang saya geluti adalah menjual barang-barang via online. Banyak yang meragukan bisnis saya akan berjalan lancar. Oleh karena itu, saya ingin tahu apa sih plus minusnya bekerja di rumah? Bagaimana mengelola usaha di rumah, terutama menyangkut komitmen, pembagian waktu, profesionalisme, sdm, operasional usaha (karena ibaratnya kantor buka 24 jam), dan seterusnya. Saya ingin membuktikan bahwa bekerja di rumah pun bisa professional dan kelangsungan usaha juga bisa terjamin. Pertanyaan ketiga, minta diberikan tips mengelola usaha di rumah? Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Terimakasih atas atensinya mbak Riezka.
Vitty, Bintaro, Jakarta
Jawab:
Mbak Vitty yang baik, saya coba jawab pertanyaannya satu per satu.
- Plus minus berbisnis di rumah.
- Perlu tenaga extra untuk memasarkan produk atau jasa
- Menumbuhkan kreatifitas karena harus bersaing dengan usaha yang sudah ada
- Memiliki kepuasan tersendiri,meski usaha tidak berjalan sesuai rencana karena usaha rumahan tak selamanya mendatangkan untung secara financial, tapi juga memberikan wadah untuk ajang aktualisasi diri
- Memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga karena dapat dilakukan di tempat dengan waktu yang fleksibel
- Menciptakan lapangan kerjabaru bagi orang lain
- Menambah pemasukan keluarga. Bila usaha sukses, tidak menuntut kemungkinan suatu saat menjadi sumber utama
- Bagaimana mengelola usaha di rumah, terutamamenyangkutkomitmen, pembagianwaktu, profesionalisme, sdm, operasional usaha (karena ibaratnya kanto rbuka 24 jam), danseterusnya.
Mengelola usaha di rumah enaknya jelas lebih hemat waktu. Kita tidak kena macet dan tidak terlalu repot kesana-kemari. Namun untuk menjaga profesionalisme, apabila usaha sudah lebih maju, sebaik nya buat ruangan / space khusus untuk produksi,kantor dan sistem keuangan. Komitmen kerja dalam sehari yang kita butuhkan untuk usaha perlu dipersiapkan. Misalnya, 5 jam per hari sisanya untuk mengurus rumah tangga. Enaknya , enaknya usaha di rumah, controlling nya lebih mudah dibandingkan usaha d luar rumah dengan jarak yang jauh. - Tips mengelola usaha di rumah. Apa do dan don’t yang harus dipersiapkan?
- Set up ruang kerja terpisah di rumah. Tidak peduli apakah ini adalah sebuah kamar tidur kecil, satu bagian dari garasi, atau sudut ruang tamu. Yang penting adalah untuk memiliki beberapa ruang yang dapat menetapkan sebagai area kerja. Ini akan memberi ruang yang dibutuhkan untuk membangun impian
- Buat time management sebagai parameter sukses berbisnis. Misalnya, jam kerja. Saat tepat melakukan pemasaran? Kapan menyediakan layanan atau produk kepada klien? Dan seterusnya.
- Buatlah jejaring. Salah satu cara tercepat untuk mengembangkan bisnis apapun adalah untuk membuat koneksi dengan orang lain. Pastikan untuk berbagi semangat dan antusiasme dengan orang lain di setiap kesempatan
- Jika ingin diperlakukan secara profesional, sajikan gambar- gambar profesional. Misalnya, set up rekening bank terpisah untuk bisnis.Instal telepon terpisah dan saluran faks. Menciptakan materi pemasaran professional akan membantu bisnis berkembang lebih professional.
- Mengotomatiskan bisnis sebanyak mungkin. Memang, hanya satu orang (sekarang) dan mungkin memiliki banyak waktu ekstra untuk mengurus semua detail. Hal ini mungkin bekerja untuk sekarang, tapi tidak akan bekerja ke masa depan karena akan lebih sibuk dan sibuk.
Share
Tweet













