<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Caring Career &#187; Personal Life</title>
	<atom:link href="http://caringcareer.caringcolours.com/category/life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caringcareer.caringcolours.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Apr 2012 08:31:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Mencari pekerjaan berdasarkan tulisan tangan</title>
		<link>http://caringcareer.caringcolours.com/2012/02/03/mencari-pekerjaan-berdasarkan-tulisan-tangan/</link>
		<comments>http://caringcareer.caringcolours.com/2012/02/03/mencari-pekerjaan-berdasarkan-tulisan-tangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 07:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caringcareer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Expert]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caringcareer.caringcolours.com/?p=1184</guid>
		<description><![CDATA[Tanya : Jawab : Dear Mbak PD, Kekuatan Anda yang paling menonjol adalah kemampuan berpikir yang sangat analitis dan tantangan terbesar yang Anda hadapi saat ini adalah kemampuan mengambil resiko yang masih rendah dan kebutuhan rasa aman yang tinggi. Menjawab pertanyaan Anda “Apakah membuka bisnis merupakan pilihan yang tepat?” maka jawaban saya adalah YA sejauh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://caringcareer.caringcolours.com/wp-content/uploads/2012/02/Q-and-A-Debo.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1185" title="Q and A - Debo" src="http://caringcareer.caringcolours.com/wp-content/uploads/2012/02/Q-and-A-Debo-743x1024.jpg" alt="" width="594" height="819" /></a><br />
</strong></p>
<p><strong>Jawab :</strong></p>
<p>Dear Mbak PD,</p>
<p>Kekuatan Anda yang paling menonjol adalah kemampuan berpikir yang sangat analitis dan tantangan terbesar yang Anda hadapi saat ini adalah kemampuan mengambil resiko yang masih rendah dan kebutuhan rasa aman yang tinggi.</p>
<p>Menjawab pertanyaan Anda <em>“Apakah membuka bisnis merupakan pilihan yang tepat?”</em> maka jawaban saya adalah YA sejauh Anda sudah meningkatkan kemampuan Anda dalam mengambil resiko.</p>
<p>Bisnis layaknya seperti ajang peperangan yang akan terus menerus membawa Anda berhadapan langsung dengan resiko setiap saat dan tuntutan tertingginya adalah kemampuan Anda dalam menghadapi resiko. Dilihat dari sudut pandang analisa bisnis, tulisan tangan Anda menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang sangat kompeten untuk mengamati pergerakan pasar dan seluk beluk bisnis. Meskipun dorongan Anda untuk maju sangat kuat, namun ketika Anda harus berhadapan dengan resiko dan mengambil keputusan yang berkaitan dengan hal tersebut, Anda akan tertekan dan bisa kehilangan energi / gairah dalam menjalankan bisnis Anda.</p>
<p>Terlibat dalam observasi &amp; analisa adalah hal yang bisa membuat Anda lebih “hidup”. Saran saya untuk mencoba sesuatu yang baru dalam pekerjaan yang sekarang, coba Anda lebih fokus menggali kekuatan Anda yang menonjol tersebut. Jika Anda tetap ingin mencoba berbisnis, atasi ketakutan Anda dalam menghadapi resiko dan belajarlah memperlebar zona nyaman Anda. Sukses selalu Mbak.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://caringcareer.caringcolours.com/2012/02/03/mencari-pekerjaan-berdasarkan-tulisan-tangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola anak buah</title>
		<link>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/11/17/mengelola-anak-buah/</link>
		<comments>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/11/17/mengelola-anak-buah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 01:46:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caringcareer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Expert]]></category>
		<category><![CDATA[Cover Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caringcareer.caringcolours.com/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan: Dengan tulisan tangan ini, mohon bantuannya diberikan gambaran karakter saya seperti apa? Dan dengan karakter seperti itu, bagaimana seharusnya saya mengelola anak buah, baik di kantor maupun di rumah dengan baik. Mohon diberikan solusi dan tips jalan keluarnya. Terimakasih. Contoh tulisan tangan terlampir! Jawab: Dear Ibu X, Tantangan terbesar yang Anda hadapi adalah kebutuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><a href="http://caringcareer.caringcolours.com/wp-content/uploads/2011/11/ask-debo12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-873" title="ask-debo1" src="http://caringcareer.caringcolours.com/wp-content/uploads/2011/11/ask-debo12.jpg" alt="" width="609" height="375" /></a></p>
<p>Dengan tulisan tangan ini, mohon bantuannya diberikan gambaran karakter saya  seperti apa? Dan dengan karakter seperti itu,  bagaimana seharusnya saya mengelola anak buah, baik di kantor maupun di rumah dengan baik. Mohon diberikan solusi dan tips jalan keluarnya. Terimakasih.</p>
<p>Contoh tulisan tangan terlampir!</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Dear Ibu X,<br />
Tantangan terbesar yang Anda hadapi adalah kebutuhan untuk mengekspresikan perasaan Anda. Senang, sedih, kecewa hingga marah hanya akan Anda simpan sendiri jika emosi tersebut belum memuncak. Tidak terekspresikannya kemarahan Anda bukan berarti Anda tidak marah. Akibatnya emosi tersebut hanya menekan Anda seorang diri tanpa diketahui oleh orang yang bersangkutan. Tidak ada seorang manusia pun yang mampu mengetahui secara tepat isi hati orang lain tanpa adanya sebuah ekspresi yang berfungsi sebagai alat “komunikasi” terhadap lawan bicaranya. Tidak adanya ekspresi emosi ini seringkali membuat Anda terlihat seperti tidak tegas. Kembali saya ulangi, bahwa tidak terlihat marah, bukan berarti tidak marah. Dilihat dari karakter tulisan tangan Ibu, justru Anda adalah seorang pribadi yang memiliki ketegasan dalam memegang nilai-nilai dan mengambil tindakan yang Anda yakini benar namun ketegasan tersebut tidak Anda ekspresikan secara emosi melainkan lebih kepada tindakan nyata. Sehingga sebenarnya Anda justru tidak mudah dikendalikan karena Anda tahu dan yakin benar dengan pilihan yang Anda buat dengan pertimbangan logika berdasarkan fakta-fakta yang Anda miliki. Ketika berhadapan dengan oposisi pun Anda juga tidak akan mudah menyerah namun Anda memiliki tekad yang kuat untuk menaklukkannya. Hal yang membuat ketegasan Anda tersebut seolah “tidak terlihat” sebenarnya adalah keterbatasan ekspresi emosi Anda.</p>
<p>Menjawab pertanyaan Ibu mengenai bagaimana seharusnya mengelola anak buah, baik di kantor maupun di rumah dengan baik, terkait dengan kepribadian yang Ibu miliki maka hal yang dapat diasah untuk meningkatkan performa Ibu pada saat ini adalah kemampuan komunikasi Ibu melalui ekspresi emosi dalam batas-batas yang wajar. Dalam kaca mata Ibu, memiliki perilaku yang terkendali adalah sebuah keuntungan tersendiri. Di satu sisi hal ini bisa menguntungkan ketika Anda berhadapan dengan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kepanikan dan membutuhkan ketenangan di dalamnya, namun jika Anda berhadapan dengan pola kerja tim yang sangat membutuhkan komunikasi di dalamnya maka hal ini bisa menjadi hal yang merugikan Ibu. Dalam pola kerja tim (teamwork), Ibu sebaiknya belajar untuk secara perlahan melepaskan ekspresi emosi Ibu. Biarkan tim Ibu mengetahui tindakan mana yang membuat Ibu senang dan tindakan mana yang tidak memuaskan Ibu sehingga ketegasan tersebut dapat dilihat oleh tim Ibu karena mereka jadi mengetahu seperti apa real-nya batasan-batasan do’s &amp; don’t’s Ibu sebagai pimpinan mereka. Semoga jawaban ini dapat memuaskan Ibu. Konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi saya di info@graphologic-institute.com. Sekian dan terimakasih atas apreasiasi Ibu. Semoga jawaban di atas bermanfaat bagi pengembangan diri Ibu ke depannya. Salam &#8211; Debo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/11/17/mengelola-anak-buah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyaman Pakai High Heels</title>
		<link>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/14/nyaman-pakai-high-heels/</link>
		<comments>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/14/nyaman-pakai-high-heels/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 17:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caringcareer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beauty and Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Cover Story]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caringcareer.caringcolours.com/?p=824</guid>
		<description><![CDATA[CaringLova, Anda mungkin tergolong wanita yang suka menggunakan high heels. Ya, sekalipun tahu bahwa itu kerap melelahkan dan membahayakan kesehatan bila salah memakainya, tapi demi menyempurnakan penampilan, high heels sering menjadi pilihan kaum wanita. Namun, pastinya perlu tips tersendiri agar kaki Anda tetap sehat, tidak cedera dan nyaman ketika menggunakan sepatu yang bertumpu di tumit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CaringLova,</p>
<p>Anda mungkin tergolong wanita yang suka menggunakan <em>high heels</em>. Ya, sekalipun tahu bahwa itu kerap melelahkan dan membahayakan kesehatan bila salah memakainya, tapi demi menyempurnakan penampilan, <em>high heels</em> sering menjadi pilihan kaum wanita.</p>
<p>Namun, pastinya perlu tips tersendiri agar kaki Anda tetap sehat, tidak cedera dan nyaman ketika menggunakan sepatu yang bertumpu di tumit ini. Mau tahu caranya? Inilah jurus yang disarankan Stephen Strain, seorang <em>podiatrist </em> (ahli spesialis kaki) kenamaan dunia. Tips ini boleh dicoba sehingga penampilan oke tanpa nyeri karena <em>high heels</em>:</p>
<p><strong>Regangkan otot</strong><br />
Bila Anda kerap menggunakan <em>high heels</em>, maka regangkan otot di pagi hari. Tindakan ini dapat membantu peredaran darah sehingga berjalan lancar. Cara lain adalah lewat yoga. Bisa juga dengan kaki telanjang, lalu membungkukkan badan hingga tangan menyentuh jari kaki. Dengan peregangan yang teratur, darah lancar, otot pun bekerja dengan baik.</p>
<p><strong>Mandilah dengan air hangat</strong><br />
Setelah bekerja dengan menggunakan<em> high heels</em>, maka untuk membantu meringankan otot-otot lelah, cobalah mandi dengan air hangat. Biar makin oke, tambahkan garam yang sarat dengan mineral alami termasuk magnesium dan sulfat. Magnesium yang terserap oleh kulit kita dapat membantu membuat jaringan tubuh kita bekerja sempurna.</p>
<p><strong>Manjakan kaki</strong><br />
Lakukanlah pedikur. Ini dapat melegakan kaki para wanita yang sering terbungkus <em>high heels</em>. Pedikur sangat berguna lantaran selain menghilangkan lelah, kuku kita pun akan jadi lebih bersih dan rapi sehingga tak menimbulkan rasa sakit ketika kita menggunakan sepatu yang terlalu ketat.</p>
<p><strong>Batasi penggunaannya</strong><br />
Jangan terlalu sering menggunakan <em>high heels</em>. Penggunaan yang terlalu sering tidak baik bagi otot kaki dan betis Anda. Idealnya, gunakan ukuran <em>heels </em>yang sedang untuk beberapa hari. Sementara <em>heels</em>yang lebih tinggi sesekali saja. Dengan cara ini, kaki kita tak akan terlalu lelah menopang tubuh. Lain waktu, berjalanlah dengan bertelanjang kaki sehingga kaki dapat bernafas lega setelah berhari-hari tertutup dan tersiksa.</p>
<p>Nah, kalau sudah tahu tipsnya, siapa takut pakai <em>high heels</em>? Kita <em>gak </em>akan cedera, malah nyaman dan membuat penampilan jadi oke.</p>
<p><em>(foto: istimewa)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/14/nyaman-pakai-high-heels/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola Gaji</title>
		<link>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/05/mengelola-gaji/</link>
		<comments>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/05/mengelola-gaji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 17:29:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caringcareer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Career]]></category>
		<category><![CDATA[Cover Story]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caringcareer.caringcolours.com/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[CaringLova, Tentu menyenangkan bukan saat kita mendapat gaji? Apalagi itu gaji pertama dan jumlahnya lebih dari cukup. Wah…, rasanya bisa membuat kita melayang tinggi. Eits, tapi tunggu dulu. Sebagai wanita karir, kita harus pandai mengelola gaji agar pendapatan yang kita terima bisa digunakan maksimal dan tidak besar pasak dari tiang. Tahu artinya, kan? Artinya: lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CaringLova,</p>
<p>Tentu menyenangkan bukan saat kita mendapat gaji? Apalagi itu gaji pertama dan jumlahnya lebih dari cukup. Wah…, rasanya bisa membuat kita melayang tinggi.</p>
<p><em>Eits</em>, tapi tunggu dulu. Sebagai wanita karir, kita harus pandai mengelola gaji agar pendapatan yang kita terima bisa digunakan maksimal dan tidak besar pasak dari tiang. Tahu artinya, kan? Artinya: lebih besar pengeluaran dari gaji yang kita terima alias jebol <em>bin </em>nombok.</p>
<p>Nah, ini dia tips agar kita bijak dalam mengelola keuangan, yang beberapa diantaranya diberikan oleh Prita Hapsari Ghozie, seorang <em>chief financial planner</em> ternama: </p>
<p><strong>Alokasi dan rencana pengeluaran</strong><br />
Alokasikanlah gaji kita per pos. Buat catatan paling tidak 3 bulan ke belakang untuk melihat apa saja pengeluaran yang kita gunakan dari gaji yang didapat. Ini sangat berguna agar kita dapat mengetahui sejauh mana kemampuan finansial kita dan pos-pos mana saja yang pengeluarannya besar. Pos untuk transport, makan, bayar kost harus sudah direncanakan. Termasuk juga dana darurat. Dengan begitu akan memudahkan kita untuk mengetahui pengeluaran wajib yang harus dibayarkan. Masukan dalam amplop terpisah.</p>
<p><strong>Buat prioritas</strong><br />
Bagaimana kalau pemasukan yang kita dapat ternyata tidak sebesar rencana pengeluaran? Prita manawarkan langkah membuat prioritas dalam menyusun rencana pengeluaran lewat metode ZAPFIN. Ini merupakan cara mudah membuat prioritas anggaran. Setiap pendapatan yang diterima, digunakan dengan pembagian berikut: <em>Zakat, Assurance, Present Consumption, Future Spending</em> dan <em>Investment</em>.</p>
<p><strong>Usahakan menabung</strong><br />
Sekalipun tak mudah, upayakan untuk tetap menabung. Sisihkan untuk yang satu ini. Bahkan menyisihkan Rp 2 ribu atau 5 ribu di luar pos-pos pengeluaran rutin akan sangat berguna. Di akhir bulan tertentu, ada uang yang bisa digunakan, termasuk untuk menambah pos dana darurat. </p>
<p><strong>Investasi</strong><br />
Bila ada sisa, upayakan juga untuk memiliki investasi. Minimal dalam bentuk deposito sehingga tidak selalu diambil sewaktu-waktu.</p>
<p><strong>Disiplin</strong><br />
Pada akhirnya, pengelolaan gaji adalah perkara kedisiplinan. Kita harus disiplin terhadap rencana yang dibuat. Sebesar apapun gaji yang diterima, tidak akan cukup jika tidak disiplin mengaturnya.</p>
<p>Nah, selamat mengelola gaji, ya!</p>
<p>(<em>foto: istimewa</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/10/05/mengelola-gaji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Makanan untuk Metabolisme</title>
		<link>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/09/08/7-makanan-untuk-metabolisme/</link>
		<comments>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/09/08/7-makanan-untuk-metabolisme/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 10:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caringcareer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cover Story]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caringcareer.caringcolours.com/?p=790</guid>
		<description><![CDATA[CaringLova, Banyak orang ingin terlihat awet muda. Ehm… kita pun demikian, bukan? Bagi sebagian orang, jalan ke arah itu bisa ditempuh dengan cara singkat: liposuction (sedot lemak). Atau collagen implants. Atau setidaknya make-up dan potong rambut. Tapi, adakah sesuatu yang natural agar kita bisa merasa dan terlihat lebih muda? Jawabannya sebenarnya bukanlah sebuah misteri. Solusinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CaringLova,</p>
<p>Banyak orang ingin terlihat awet muda. Ehm… kita pun demikian, bukan? Bagi sebagian orang, jalan ke arah itu bisa ditempuh dengan cara singkat: <em>liposuction</em> (sedot lemak). Atau <em>collagen implants</em>. Atau setidaknya <em>make-up</em> dan potong rambut.</p>
<p>Tapi, adakah sesuatu yang natural agar kita bisa merasa dan terlihat lebih muda?</p>
<p>Jawabannya sebenarnya bukanlah sebuah misteri. Solusinya ada dalam makanan yang kita santap. Dan kuncinya adalah mengatur metabolisme, proses mengubah makanan dalam tubuh menjadi energi dan mengontrol berapa banyak makanan yang kita bakar.</p>
<p>“Jika metabolisme kita tinggi, itu berarti kita punya banyak energi sehingga merasa lebih muda dan aktif,” ujar Dr. Eric Plasker, pengarang <em>100 Year Lifestyle and the 100 Year Lifestyle Workout</em>. Berikut adalah makanan yang membantu metabolisme yang baik bagi tubuh kita:</p>
<p><strong>1. Apel</strong><strong><br />
</strong>Sebuah apel sehari bukan hanya membuat kita jauh dari dokter. Penelitian menunjukkan apel adalah buah rendah kalori, tapi kaya serat.</p>
<p><strong>2. Sayur-sayuran berwarna hijau</strong><strong><br />
</strong>Sayur-sayuran seperti salad atau bayam tak hanya kaya serat tapi juga juga kalsium. “Studi menunjukkan kalsium dapat menurunkan kelebihan berat badan,” ujar Plasker.</p>
<p><strong>3. Tahu</strong><strong><br />
</strong>Protein berkualitas membantu membentuk otot, kata Plasker.</p>
<p><strong>4. <em>Whole grains</em> (bulir padi, gandum, jagung, yang utuh, tidak pecah, tidak digiling)</strong></p>
<p>Pilih yang kaya serat seperti beras merah, oatmeal, roti gandum.</p>
<p><strong>5. Air putih</strong><strong><br />
</strong>“Seringkali ketika orang berpikir bahwa mereka lapar, sesungguhnya mereka itu haus,” kata Plasker. Maka minumlah air putih. Ini tak hanya mengurangi dehidrasi, tapi menghindari dari mengemil makanan yang tak sehat.</p>
<p><strong>6. Teh hijau</strong><strong><br />
</strong>Penelitian menunjukkan bahwa teh hijau akan memperbaiki metabolism dan ant oksidan yang baik bagi tubuh.</p>
<p><strong>7. <em>Spicy Foods</em></strong><strong><br />
</strong><em>Capsaicin</em> yang ditemukan di lada akan membantu metabolisme.</p>
<p>Maka, setelah kita menggenjot metabolisme di <em>gym</em>, maka kita isi tubuh dengan makanan-makanan di atas: misalnya <em>sandwich</em> yang berisi salad, apel, lada, yang diakhiri dengan air putih serta teh hijau. Niscaya metabolisme kita akan terjaga. Kita pun akan tetap terlihat muda dan aktif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://caringcareer.caringcolours.com/2011/09/08/7-makanan-untuk-metabolisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

